Senin, 18 April 2022

TUTORIAL MEMBUAT ANIMASI TEKS DI BLENDER

Cara membuat teks animasi menggunakan blender :

1. Membuka aplikasi blender.

2. Membuat teks dengan menekan shift + A kemudian pilih teks.

3. Menghapus tulisan text dengan klik kanan pada objek pilih tab kemudian delete seperti biasa.

4. Membuat tulisan yang kalian mau.

5. Membuat ketebalan huruf pilih F pada sisi kanan toolbar, kemudian pilih extrude.

6. Mengkonvert text dengan menekan ALT + C kemudian pilih mesh from curve.

7. Membuat teks berjalan dengan memasukkan keyframe, tekan I pilih location untuk menentukan lokasi Kemudian geser keyframe sesuai keinginan misal di frame 40 dan geser tulisan dengan mengklik sumbu x. Kemudian pilih I lagi dan pilih location.

8. Memasukkan dalam render dengan memilih scene pada toolbar sisi kanan kemudian pilih output untuk save data.

9. Untuk memasukkan pada adobe premier pilih bentuk PNG10. Memulai render dengan menekan animation pada toolbar scene.

10. Tunggu sampai render selesai. Teks animasi berjalan sudah dapat dimainkan.


Untuk lebih mudah silahkan tonton video dibawah ini.



Continue reading TUTORIAL MEMBUAT ANIMASI TEKS DI BLENDER

Berikut ini adalah tutorial membuat mug di aplikasi Blender :


1. Buka Aplikasi Blender 3D

2. Pada tampilan awal Blender 3D dibuka Klik sembarang untuk memulai kerja

3. Klik kanan object Cube yang ada pada 3D Window (Halaman Kerja). Tekan X pada Keyboard > Delete.

4. Tekan tombol Shift+A > Mesh > Cylinder

5. Ubah Vertices dengan memasukan nilai 17. Vertices tepatnya berada pada 3D Tool Shelf disebelah kiri. 

6. Masuk ke Edit Mode dengan cara Tekan Tabs pada keyboard > Tekan A pada Keyboard > Klik Face Select 

7. Hapus face bagian atas Cylinder agar berlubang dengan cara Klik kanan pada bagian atas Cylinder> Tekan X pada Keyboard > Faces.

8. Mulai bekerja pada posisi Front Ortho. Dengan cara Tekan 1 lalu Tekan 5 pada Keyboard. Kemudian Letakan (tunjukan) Kursor pada Object Cylinder > Tekan Ctrl+R (maka pada object Cylinder akan terlihat garis ungu) > Tekan 7 Pada Keyboard > Tekan Enter dua kali.

9. Klik Face Select kemudian pilih bagian permukaan yang akan dibuat pegangan gelas. Dengan cara Tekan Shift > Klik kanan bagian permukaan yang akan dibuat pegangan.

10. Tampilkan pada posisi Left Ortho dengan cara Tekan Ctrl+3. Kemudian Extrude dengan cara Tekan E > Geser mouse kearah kanan > Enter. 

11. Select pada bagian permukaan pegangan gelas paling ujung yang atas dan Tekan R X 45. Pada bagian permukann pegangan gelas yang bawah Tekan R X -45. 

12. Setelah itu kita hapus permukaan pada ujung pegangan gelas. Tekan Shift > Klik Kanan Kedua permukaan ujung pegangan gelas > Tekan X > Faces. Dengan demikian permukaan ujung pegangan gelas akan berlubang.

13. Kemudian kita sambungkan bagian-bagian samping pegangan ujung gelas dengan cara Tekan Edge  Select. Tekan Shift > Klik kanan Edge yang akan disambungkan > Tekan F pada Keyboard.

14. Beri ketebalan pada Object Gelas tersebut dengan cara Klik Object Modifier “Icon dilambangkan dengan gambar Kunci Inggris” pada Properties Window > Pilih Solidify > Klik Add Modifier > Berikan nilai 0.2000 pada Thickness Of The Shell > lalu Enter.

15. Kembali ke Object Mode dengan cara tekan Tabs pada Keyboard . Kemudian Klik Smooth pada 3D Tool Shelf tepatnya disebelah kiri pada tampilan.

16. Klik Add Modifier pada Properties Window > Pilih Subdivision Surface > Ubah nilai View menjadi 4 dan Render menjadi 3. 

17. Beri warna pada Object Gelas tersebut. Dengan cara klik Materials pada Properties Window  “Catatan: Materials sejajar dengan Gambar Kunci Inggris yang sudah dijelaskan dipoin 14” >  pilih News > Klik Diffuse > Seleksi Warna sesuai Kebutuhan.

 

Itulah Cara Membuat Object Gelas (Mug) Menggunakan Aplikasi Blender 3D. JIka ada kekurangan mohon dimaafkan. Untuk lebih mudah dimengerti lagi silahkan tonton video ini.








Continue reading

Senin, 10 Januari 2022

Rezeky Tahun Baru

Liburan tahun baru dimulai pada tanggal 27 Desember 2021,senin. Tidak banyak yang saya lakukan saat liburan tahun baru, hanya dirumah dan bahkan tidak pergi ke pantai sama sekali seperti orang-orang. Tapi saya akan menceritakan ada kisah menarik saat liburan berlangsung.

Seperti sebelumnya tidak ada kegiatan yang saya lakukan hingga hari jumat, 31 Desember 2021. Hari trrakhir tahun baru, saya dan para teman memutuskan untuk pergi ke bioskop menonton film 'Makmum 2'. Kami membuat janji menonton di Bes Cinema yang berlokasi di Selingdung Pangkalpinang,pada jam 14.00 WIB. 

Nah sebelum itu,dari pagi saya belum makan dari pagi, dan akan memutuskan untuk mencarik makanan. Jam 12.30 WIB, keluar pergi makan bersama adik. Jalan, jalan, dan jalan, sampai suatu tiba, ada orang-orang yang pulang dari sholat jumat. Termasuk anak-anak kecil berusia sekitar 8-10 tahun.Mereka menggunakan sepeda, sembari lepas tangan,ada sekitar 5 pengguna sepeda.

Saya bertemu mereka, disamping dari lawan arah, laki-laki yang sudah berusia mengklakson mereka untuk tidak sembarang naik sepeda seperti itu. Dan tiba didepan saya, salah satu dari mereka kearah saya. Saya langsung mengerem mendadak,agar tidak menabrak anak itu. Tapi yang nama musibah tidak ada yang tahu. Ban motor saya licin,dan terjatuh. 

Sempat shock, kemudian berdiri dibantu orang. Laki-laki yang menolong saya memarahi anak-anak itu.

"adek,kalo naik sepeda jangan lawan arah,disini!!" ucapnya sembari menunjuk sisi kirinya. Tangan saya gemetar,saya tidak takut, gemetar saja. tidak lama kemudian ayah saya memanggil nama saya. Dan menyuruh saya pulang.

Anak-anak yang hampir saya tabrak,hanya mengucapkan.

"maaf ya kak,"



Continue reading Rezeky Tahun Baru

Sabtu, 04 Desember 2021

Siap akan Ujian


 Ujian, kata itu sering kita dengar. Ujian sama dengan uji coba, menguji kemampuan,namun diakhir mendapatkan tujuan. Hal yang akan terjadi saat atau sebelum ujian adalah belajar. Semua murid-murid yang akan menghadapi ujian tentu pastinya akan belajar.

Inilah metode belajar saya saat ujian. Sama seperti murid biasa pada umumnya, saya belajar saat malam sebelum ujian. Hanya membaca materi dan mencoba memahami lagi. Saat belajar biasanya saya mendengarkan musik, katanya belajar sambil mendengarkan musik akan membuat mood  belajar semakin baik,mampu meningkatkan fokus belajar,dan meningat informasi yang baru.

Dan jangan lupa untuk berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, untuk diberikan kemudahan dan kepuasan dalam hasil ujian. 

Hanya ini yang bisa saya bagikan kepada teman-teman. Semoga membantu kalian dalam ujian. Semoga kita semua diberi kemudahan oleh-Nya.


Continue reading Siap akan Ujian

Jumat, 26 November 2021

UNTUKMU

Judul : untukmu


kau yang berjasa untukku

untuk kami semua

kau ajarkan ilmu

tidak, tidak hanya itu

kau ajarkan cara berakhlak

akhlak yang mulia



semua tentangmu,menjadi jasa

jasa yang tak tergantikan

lembut cakapmu saat berbicara

lembut sikapmu saat bertindak



kenakalan kami menjadi titik sabarmu

kesuksesan kamu menjadi titik bahagiamu


malam gulita,kau mengangkat kedua tangan untuk berdoa

"semoga muridku sukses selalu"




Happy teacher day

maaf telat ngucap

 



Continue reading UNTUKMU

Jumat, 19 November 2021

MEMBUAT UNDANGAN DIGITAL DENGAN MUDAH

 hai teman teman, pernah buat undangan digital tidak?

 jika tidak mari saya ajak teman-teman untuk membuat undangan digital dengan mudah,sekarang di aplikasi Canva tersedia template undangan.

SIMAK LANGKAH-LANGKAHNYA SEBAGAI BERIKUT:

1.Buka aplikasi Canva,jika sudah menginstall. Bisa mendownload di Playstore atau AppStore. kemudian login untuk masuk aplikasi nya.

2.Temukan template,dengan mengetik 'Kartu Undangan' di kolom pencarian

3. Pilih salah satu template yang ingin kamu gunakan

4. Editlah template tersebut sesuai selera kalian,atau sesuai kebutuhan kalian.

5. Simpanlah undangan yang selesai kalian edit. Undangan tersebut bisa kalian bagikan kepada hadirin yang ingin kalian undangan.


Itu adalah contoh Undangan yang saya buat di apk canva. Mudah bukan?

follow untuk ingin toturial lainnya.


Continue reading MEMBUAT UNDANGAN DIGITAL DENGAN MUDAH

Senin, 18 Oktober 2021

ANIMAS 2D

 PROLOG


 Dunia perfilman menyediakan tontonan untuk semua kalangan. Mulai dari orang dewasa, remaja, bahkan hingga anak-anak. Nah, tontonan untuk anak-anak adalah film animasi.

Film animasi tidak hanya berperan untuk menghibur anak-anak saja, melainkan juga untuk edukasi bagi mereka. Sekarang sudah banyak sekali film-film animasi baru yang sering tayang di televisi maupun youtube.

Dengan banyaknya film animasi itu, terdapat jenis jenis animasi yang membedakan antara film yang satu dengan yang lain. Cara pembuatannya pun berbeda-beda dengan tetap memperhatikan 12 prinsip animasi.

Salah satu jenis animasi yang sering ditayangkan adalah animasi 2D. Banyak sekali contoh film animasi 2D. Memang apa saja?

Yuk kita bahas lanjut mengenai animasi 2D, yaitu mulai dari pengertian animasi 2D, teknik pembuatan, hingga proses pembuatannya.


Pengertian Animasi 2D

Animasi 2D bisa bisa disebut juga sebagai film kartun. Kartun berasal dari kata cartoon yang memiliki arti gambar yang lucu.

Pengertian animasi 2D adalah sebuah karya gambar yang menggunakan lingkaran 2 dimensi dan digerakkan secara ceta dan berurutan. Setiap gambar memiliki urutan masing-masing yang akan membentuk sebuah frame berlatar belakang 2 dimensi.

Animasi 2D adalah  animasi yang menggunakan sketsa gambar, kemudian sketsa gambar tersebut digerakkan satu persatu, maka akan terlihat seperti nyata.

Mengapa disebut sebagai animasi 2D?

Disebut sebagai animasi 2D karena memiliki ukuran panjang (X-azis) dan (Y-axis). Juga karena dibuat dari sketsa yang digerakkan satu per satu, sehingga akan bergerak seperti nyata. Animasi 2D ini hanya bisa terlihat dari depan saja.

Objek dalam gambar yang ada pada film animasi tidak hanya berupa makhluk hidup saja, namun juga ada yang berupa benda, warna, tulisan, spesial efek.

Sejarah Animasi

Sejarah singkat perkembangan animasi dunia dimulai sekitar 30.000 tahun yang lalu, manusia saat itu sudah mempunyai usaha untuk membuat gambar yang mencerminkan suatu proses gerak. Pada lukisan di dinding gua Altamira di Spanyol memperlihatkan gambar binatang sedang berlari

Kesan gerak didapat dengan menumpukkan gambar kaki binatang tersebut sehingga jumlah kaki terlihat 6-8 kaki. Salah satu dari (karya) tertua tentang pelukisan gambar gerakan ditemukan pada masa 1600 SM di Yunani. Misal pada dekorasi Partenon berbentuk relief yang melukiskan rangkaian/rentetan penari yang tampak bergerak dengan pertambahan

kecepatan dan perubahan posisi.

Pada tahun 1671, Athanasius Kircher membuat suatu gebrakan dengan menciptakan sebuah alat yang merupakan cikal bakal dari kamera proyektor. Alat ini dia sebut sebagai “Magic Lantern” Seorang berkebangsaan Belanda, Pieter Van Musschenbroek pada tahun 1736 disebut sebagai orang pertama yang membuat gambar animasi. Animasi yang dibuat oleh Pieter saat itu adalah kincir angin yang bergerak.

Tahun 1824, Peter Roget memperkenalkan “The Persistence of Vision”, sebuah alat untuk menggerakkan gambar. Pada tahun yang sama ditemukan sebuah alat bernama “Thaumatrope” yang oleh sebagian pakar sejarah  animasi disebut sebagai rancangan John Aryton Paris. Akan tetapi oleh sebagian ahli yang lain alat tersebut ditemukan oleh Charles Babbage. Tahun 1832, sebuah alat yang dinamakan Phenakistoscope dikenalkan oleh Dr. Simon Ritter. Alat ini juga berfungsi membuat ilusi gambar yang diputar.

JENIS-JENIS ANIMASI 2D

1.Animasi Tradisional (2D,cel)

Pada animasi tradisional, animator menggambar di kertas transparan menggunakan pensil berwarna, frame demi frame. Timing sangat penting dalam animasi tradisional karena setiap frame harus pas dengan soundtrack-nya, maka dari itu animasi tradisional memakan waktu lebih lama dan biaya yang cukup besar.

Lapisan pada animasi tradisional (animasi cel)

Misalnya seorang animator akan membuat animasi orang berjalan, maka langkah pertama dia akan menggambar latar belakang, kemudian karakter yang akan berjalan di lembar berikutnya, kemudian membuat lembaran yang berisi karakter ketika kaki diangkat, dan akhirnya karakter ketika kaki dilangkahkan.


Contoh animasi tradisional hand drawn adalah:

Tom and Jerry (1946-1967)


2. Animasi 2D Berbasis Vektor

Gaya animasi ini semakin populer pada beberapa dekade terakhir karena semakin meningkatnya akses teknologi. Animasi berbasis vektor mempunyai teknik yang sama dengan animasi tradisional bedanya, pada animasi vektor tidak menggunakan banyak alat seperti pada animasi tradisional karena sudah digantikan oleh komputer.

Contoh animasi 2D berbasis vektor:

Mucha Lucha (2002)

Mucha lucha menggunakan software adope flash pada pembuatannya.

Gravity Falls (2012)

Gavity falls menggunakan software toon boom pada pembuatannya.

PROSES PEMBUATAN ANIMASI 


Proses pembuatan animasi 2D terbagi menjadi 3 tahap, yaitu Pre-Produktion, Production, dan Post-Production. Dalam setiap tahap itu ada beberapa proses yang haris dilalui, berikut penjelasannya.

 

1. Pre-Production (Tahap Pra Produksi)

Akar dari keseluruhan proses pembuatan animasi 2D adalah pada tahap pra-produksi ini. Proses pra-produksi menjadi penentu hasil akhir dari animasi yang dibuat. Dalam proses ini ada beberapa hal yang harus dikerjakan, yaitu:

 

 

 

a. Ide

 

Sebelum melakukan apapun, ide merupakan akar yang paling dasar yang harus dipersiapkan. Animator harus membuat ide yang dapat membuat penonton berpikir bahwa animasi yang ia buat berbeda dengan animasi yang lain.

 

Kepuasan penonton ditentukan oleh ide yang unik dan visinoner. Harus ada juga alsan mengapa membuat animasi tersebut.

 

b. Cerita

 

Setelah mendapatkan ide, langkah selanjutnya adalah membuat cerita yang menarik. Pengalaman menulis cerita, novel, dan yang berhubungan dengan pembangunan cerita sangat dibutuhkan dalam tahap ini.

 

Dengan begitu animator dapat menentukan apa yang paling penting dalam suatu kejadian dan membuatnya bergelombang. Dalam ceritajuga harus ada emosi dan tujuan yang tepat. Sehingga penonton dapat seakan-akan masuk ke dalam cerita tersebut.

 

c. Storyboard

 

Storyboard adalah yang mewakili setiap scene yang tersedia pada keseluruhan film animasi dan menggambarkan suasana atau situasi dasar seperti posisi kamera, pose karakter, suara, dan dialog.

 

d. Desain

 

Proses terakhir pada tahap pra-produksi adalah membuat desain dengan cara merancang sketsa untuk kebutuhan produksi, seperti desain karakter dan objek lainnya. Desain harus dibuat lebih rinci dari storyboard.

 

2. Production (Tahap Produksi)

Jika tahap pra-produksi adalah akar dari seluruh proses pembuatan animasi, kalau tahap produksi adalah inti dari seluruh tahap pada proses pembuatan animasi. Proses ini sangat mempengaruhi visual dan kualitas gambar pada hasil akhir.

 

Ada beberapa proses yang harus dilalui pada tahap ini, antara lain:

 

a. Layout

 

Pada layout terkandung informasi visual yang berupa sketsa atau gambaran yang lebih detail tentang scene pada setiap animasi yang akan dibuat. Layout digambar secara hitam putih, dan kebanyakan menggambarkan rancangan secara detail agar mempercepat proses animasi.

 

b. R&D

 

R&D atau Research and Development berguna untuk menguji efektivitas produksi animasi yang bersifat analisis supaya dapat berfungsi di masyarakat luas. Sehingga animasi yang diproduksi dapat dinikmati dan dimengerti oleh penonton. Namun, jika sudah menerapkan alasan mengapa membuat animasi tersebut proses ini tidak wajib dikerjakan.

 

c. Texturing

 

Penambahan tekstur pada setiap desain sangat dianjurkan aga hasilnya lebih maksimal. Pada dasarnya, setiap desain sudah terdapat warna, namun adanya tekstur akan menjadi pelengkapnya.

 

e. Rigging

 

Rigging sangat penting untuk pembuatan animasi berbasis komputer. Rigging berfungsi untuk menambahkan tulang dan sendi pada setiap karakter agar bisa digerakkan secara terpisah dan lebih praktis.

 

f. Animation

 

Proses selanjutnya adalah melakukan animasi dengan bergantung pada storyboard, karena setiap gerakan sudah dicatat dengan jelas. Impor karakter, background, juga komponen atau objek lainnya yang dibutuhkan.

 

g. VFX

 

VFX atau Visual Effect ditambahkan untuk menghiasi animasi yang mengandung elemen seperti cahaya, api, air, asap, dan lain-lain. VFX diaplikasikan untuk kebutuhan yang tidak bisa dibuat dengan gambar atau animasi.

 

h. Lighting

 

Gambar yang flat dapat menjadi lebih hidup dengan adanya lighting atau pencahayaan. Lighting bisa diatur dengan menambahkan bayangan atau cahaya manual, bisa juga dengan tool pencahayaan khusus pada aplikasi tertentu.

 

i. Rendering

 

Proses terakhir dlaam tahap produksi adalah rendering. Rendering adalah proses mengubah project animasi pada software untuk mendapatkan hasil video dalam format file tertentu. Seorang animator dapat menentukan konversi, resolusi, format, bit rate, dan opsi lainnya.

 

3. Post Production (Tahap Pasca Produksi)

Proses finishing pada proses produksi terdapat pada tahap pasca produksi. Pada tahap ini animator dapat menambahkan modifikasi akhir yang dapat membuat animasi terlihat lebih bagus.

 

Terdapat beberap proses yang harus dilalui pada tahap ini, antara lain:

 

a. Composting

 

Composting merupakan proses penggabungan hasil render dari tahap produksi sebelumnya. Keterampilan dalam video editing sangat dibutuhkan dalam proses ini. Biasanya terdapat penambahan transisi video.

 

b. Color Correcting

 

Dalam setiap desain, warna adalah unsur terpenting yang dapat menghidupkan serta menghasilkan aura tertentu. Pada proses color correcting, animator bisa mengubah panorama film sesuai mood.

 

Animator dapat menggunakan beberapa efek warna untuk diaplikasikan ke film animasi yang sedang dibuat, misalnya Hue/Saturation, Color Channel, Color Corrector, RGB Settings, dan lainnya.


cr:https://qomaruna.com/pengertian-animasi-2d/

Continue reading ANIMAS 2D

Minggu, 10 Oktober 2021

ANIMASI 3D

 PENGERTIAN



Animasi 3D merupakan perkembangan dari animasi 2D. Bisa juga dibilang adanya animasi 3D ini dampak dari perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Animasi 3D adalah suatu objek animasi yang terdapat dalam ruang 3D. Animasi ini tidak hanya memiliki tinggi dan lebar, melainkan juga memiliki volume atau kedalaman (height, widht, depth). Objek animasi bisa berputar dan bergerak layaknya objek aslinya. Tampilannya seolah-olah nyata dan hidup.


SEJARAH SINGKAT

Gagasan seni sekuensial sudah ada ribuan tahun silam. Hanya saja, gagasan ini bergantung sama interpretasi anda saat melihat lukisan-lukasan yang ada di gua-gua.

Animasi, seperti yang anda kenal sekarang ini tak akan muncul jika strip film tidak ditemukan. Strip film sendiri ditemukan pada dekade 1800-an.Disisi lain, animasi pertama yang dilukis dengan tangan dibuat oleh seniman dan penemu Prancis, Charles-Émile Reynaud, pada karyanya yang berjudul Praxinoscope.

Penemuan itu juga yang jadi fondasi dasdar pengetahuan dan pembelajaran animasi modern sampai hari ini.

Di tahun 1900-an, seniman dari seluruh dunia mulai bereksperimen untuk buat animasi salah satu bisa dilihat dari karya Katsudō Shashin yang belum lama ini ditemukan.Karya yang dibuat pada 1907-1911 itu disebutkan mendahului animasi di Barat. Yang, mungkin saja, jadi cikal bakal animasi modern.

Pada saat itu animasi dianggap sebagai seni baru, yang pemahaman dan penerapannya terbatas sampai Walt Disney muncul di awal tahun 1920-an.

Pada saat itu, audio mulai diimplementasikan dalam film animasi. Steamboat Willie (1928), kartun andalan Disney saat itu, bukanlah kartun pertama yang bersuara, melainkan satu dari karya mereka yang paling populer.



Satu dekade kemudian, banyak studio animasi yang bermunculan karena timbul kesadaran bahwa ada manfaat ekonomi di balik animasi, termasuk Warner Bros.

Mereka kemudian meluncurkan Looney Tunes dan Merrie Melodies. Yang akhirnya memicu persaingan antara Mickey dan Bugs, yang puncaknya terjadi saat Disney merilis Snow White and the Seven Dwarfs, film animasi panjang pertama yang semua sekuelnya dibuat dengan tangan.Saat TV berwarna mulai populer, sekitar tahun 1950-an, pelopor dunia animasi lain mulai tampil termasuk Hanna-Barbera Productions.

Dan usai revolusi budaya yang terjadi di Amerika pada 1960-an, animasi mulai dikooptasi untuk orang dewasa.

Karya pertama yang paling terkenal dengan konsep ini adalah Fritz the Cat (1972) yang dibuat oleh komikus legendaris, Robert Crumb.

Pada tahun 1990-an saat Computer generated imagery [CGI] mulai diterapkan dalam dunia film, jadi era baru dunia animasi.

Saat ini CGI telah merajai animasi modern dan mengambil tempat karya animasi lain yang digambar dan dibuat dengan tangan.

Film animasi pertama yang dibuat dengan CGI adalah Toy Story yang dirilis pertama kali pada 1995 silam.



Sejarah animasi sebenarnya sangat panjang dan tidak terbatas pada materi yang sudah saya jelaskan diatas.

Sebab animasi modern tidak saja berasal dari satu teori dan aliran, melainkan dari banyak teori dan aliran.

Karena itu, tak usah heran jika anda tiba-tiba suka animasi yang tersampaikan lewat film kartun, anime, manga dan lain sebagainya.

KONSEP 

1. Vertex

Vertex adalaha elemen objek animasi 3D berupa sebuah titik yang terletak pada koordinat X. Y, dan Z. Jika dua vertex digabung menjadi satu akan membentuk edge. Vertex merupakan elemen objek 3D yang paling dasar.Untuk mengganti atau memanipulasi posisi vertex dapat dilakukan dengan mengganti nilai kordinat X. Y, dan Z pada vertex tersebut. Berikut contoh vertex pada kubus yang ditandai dengan titik merah.

karakteristik objek animasi 3d vertex

2. Edge

Edge adalah pertemuan setidaknya ada dua vertex. Berikut contoh edge yang bergaris merah.

karakteristik objek animasi 3d edge
soktoy.blogspot.com

3. Face

Face adalah gabungan dari 3 titik atau lebih yang tertutup membentuk luasan tertentu. Ada juga yang mengatakan bahwa face adalah bidang permukaan berupa kurva tertutup yang  minimal terbentuk dari tiga vertex atau edge (memiliki 3 rusuk atau lebih).

karakteristik objek animasi 3D face

Tahap Dasar Pembuatan Animasi 3D

Membuat animasi 3D tidaklah mudah, ada beberapa tahap yang harus dilalui. Ini yang proses pembuatannya menggunakan komputer. Berikut 3 tahap pembuatan animasi yang harus dilalui animator, yakni:

1. Modeling

pembuatan animasi modeling
www.panduaji.net

Tahap pertama untuk perbuatan animasi 3D adalah modeling 3D. Pada tahap ini ada dua jenis yang harus dilalui. Kedua proses itu adalah:

a. Solid

Solid merupakan model yang mencirikan volume objek yang akan ditampilkan. Pembuatannya lebih dikarenakan model ini terlihat lebih asli. Model ini sering dipakai untuk simulasi-simulasi medis, seperti aplikasi visual ray tracking, CAD, dan juga kontruksi geometri solid.

b. Shell / Boundary

Shell / Boundary menggambarkan permukaan objek, misalnya batas objek. Bukan volume dari objek, misalnya cangkang yang sangat tipis. Jika dibandingkan dengan model solid, model Shell / Boundary ini lebih gampang untuk dikerjakan. Model ini paling sering digunakan dalam game dan juga film.

2. Animation

pembuatan animasi animation
www.panduaji.net

Setelah melalui tahap pertama, tahap kedua pembuatan animasi 3D adalah animation. Pada tahap animation terdapat beberapa teknik yan digunakan, antara lain:

a. Traditional Animation

Film animasi pada abad ke-20 untuk proses pembuatannya sebagian besar menggunakan teknik traditional animation. Setiap frame pada film animasi tradisional adalah foto dari gambar.

Gambar tersebut terlebih dahulu digambar di kertas. Untuk menghadirkan ilusi gerakan, dari masing-masing gambar dibuat sedikit berbeda dengan gambar yang sebelumnya.

b. Full Animation

Proses produksi sebuah film animasi tradisional yang memiliki kualitas tinggi, semua diatur menggunakan gambar yang sangat detail dan juga dibarengi dengan gerakan yang sesuai. Pembuatan film animasi penuh dapat menggunakan berbagai cara. Mulai dari animasi yang realistis sampai yang mengarah ke kartun.

c. Limited Animation

Teknik ini menggunakan detail yang masih kurang rinci, tapi gambarnya lumayan stylist dan memakai metode perpindahan. Penggunaan teknik ini sudah menghasilkan animasi dengan biaya efektif untuk media. Contoh yang menggunakan teknik ini adalah televisi dan internet.

d. Rotoscoping

Teknik rotoscoping adalah teknik dimana animator melacak gerakan live action, frame demi frame. Sumber film bisa secara langsung digandakan dari aktor ke gambar animasi.

e. Live-action/animation

Pada teknik ini yang dilakukan adalah menggabungkan karakter yang telah digambar menjadi sebuah film animasi. Kemudian difilmkan kembali, namun dengan karakter manusia asli serta background nyata.

3. Rendering

Proses akhir dari pembuatan animasi secara keseluruhan adalah rendering. Semua data yang sudah dimasukkan dalam proses modeling dan animation akan diterjemaahkan dalam sebuah bentuk output.

Jenis Animasi 3D



Animasi 3D memiliki beberapa jenis yang dikelompokkan berdasarkan bentuk dan bahan yang digunakan. Berikut 3 jenis animasi 3D.

1. Animasi Boneka (Puppet Animation)

Pada jenis animasi ini, objek yang digunakan adalah boneka dan figur lainnya. Objeknya terbuat dari bahan-bahan yang memiliki sifat lentur sehingga mudah untuk digerakkan saat pemotretan bingkai per bingkai.Misalnya bahan kayu yang mudah untuk diukir, kertas, lilin, kain, tanah lempung, dan sebagainya, agas bisa menciptakan karakter yang tidak kaku dan terlalu sederhana.

2. Animasi Model

Objek dari jenis animasi 3D yang ini bukan berupa boneka dan sejenisnya, melainkan bentuk-bentuk abstrak seperti bola, kubus, balok, prisma, silinder, piramida, kerucut, dan lain-lain.

3. Animasi Pixilasi (pixilation)

Animasi Pixilasi adalah jenis animasi yang menggunakan objek manusia. Pixilasi merupakan suatu teknik pemotretan di mana manusia berbuat atau melakukan sesuatu adegan seperti boneka. Seperti yang dilakukan dalam film animasi pada umumnya.

Itulah pembahasan mengenai animasi 3D, mulai dari pengertian, konsep, karakteristik objek animasi 3D, tahap dasar pembuatan, dan jenis animasi 3D. Semoga pembahasan ini dapat bermanfaat.


cr: https://qomaruna.com/pengertian-animasi-3d/


Continue reading ANIMASI 3D

BLOG

 


Apa Itu Blog

Blog merupakan kependekan dari “Weblog” yang berarti salah satu jenis website atau jurnal online yang memuat tampilan informasi dari berbagai sumber serta memuat konten seperti artikel, teks, foto, video, dan link (tautan).

Saat ini, banyak cara yang dapat anda gunakan untuk membuat halaman artikel sendiri dengan mudah dan cepat. Anda dapat menggunakan platform seperti WordPress atau Blogger (Blogspot) tanpa harus memahami bahasa pemrograman secara expert.


Jenis – Jenis Blog

Berikut ini merupakan beberapa jenis blog yang paling sering digunakan yang mencakup kebutuhan personal hingga skala enterprise.

1. Blog Pribadi

Blog jenis ini dapat dimanfaatkan oleh setiap orang untuk hanya sekedar memberikan informasi terbaru berdasarkan pengalaman atau menambahkan kutipan dari narasumber terpercaya. Selain itu, blog pribadi juga tidak terikat oleh aturan dan anda bebas untuk mengekspresikan atau menuangkan buah pikiran anda dengan tepat.

2. Blog Bisnis

Kedua, jenis ini cenderung mengarah pada pembuatan konten artikel yang mencakup pemasaran digital atau biasa disebut dengan content marketing. Jadi, anda dapat memanfaatkan teknik SEO secara tepat untuk dapat menunjang kualitas konten serta mampu meningkatkan posisi ranking halaman pada situs pencarian Google.

3. Blog Profesional

Dan yang terakhir, anda juga dapat membangun blog untuk meningkatkan branding sesuai dengan kemampuan dan skill anda. Cara ini terbukti cukup efektif, namun memiliki beberapa batasan tertentu sebelum mempublikasikan konten artikel kepada pembaca.

Misalnya saja, anda dapat membuat konten yang berhubungan dengan keahlian masing – masing individu. Apabila memiliki hobi atau pekerjaan di bidang pengembangan website, maka dapat mencoba dengan membuat artikel seputar proses teknis, tools dan tahapan development.

Membuat blog

  1. Login ke Blogger
  2. Di sebelah kiri, klik Panah bawah Panah bawah.
  3. Klik Blog baru.
  4. Masukkan nama blog.
  5. Klik Berikutnya.
  6. Pilih URL atau alamat blog.
  7. Klik Simpan.

Mengelola blog

Browser yang dapat digunakan

  • Chrome
  • Firefox
  • Safari
  • MS Edge

Catatan: Versi browser baru dirilis secara rutin. Pastikan Anda terus mengupdate browser ke versi terbaru untuk mendapatkan hasil terbaik. 


cr: https://www.sekawanmedia.co.id/pengertian-blog/

https://support.google.com/blogger/answer/1623800?hl=id

Continue reading BLOG

12 PRINSIP ANIMASI

 

Solid Drawing

Solid drawing adalah kemampuan individu dalam membuat gambar dengan baik dan benar, dan juga kemampuan dalam mengkomposisikan gambar sehingga terlihat lebih nyata dengan kemampuan untuk menggambar karakter dalam berbagai angle sehingga karakter tersebut terlihat bervolume dan konsisten dalam setiap frame animasi dengan semua atribut yang menempel dengan si karakter tetap berada pada letak dan bentuk yang seharusnya. Solid drawing merupakan pendekatan prinsip animasi untuk menetapkan bentuk, volume, tekstur, berat setiap objek pada animasi, yang harus tetap seimbang pada setiap aktifitas atau gerakan yang terjadi pada objek tersebut. Pencahayaan juga memberi efek pada gambar yakni akan mempengaruhi kontras tidaknya permukaan sebuah objek, mempengaruhi posisi dan bentuk bayangan objek. Bayangan yang mengikuti perubahan bentuk objek juga merupakan salah satu penerapan prinsip solid drawing.


Timing and Spacing

Grim Natwick -seorang animator Disney pernah berkata, Animasi adalah tentang timing dan spacing. Timing adalah tentang menentukan waktu kapan sebuah gerakan harus dilakukan, sementara spacing adalah tentang menentukan percepatan dan perlambatan dari bermacam-macam jenis gerak. Spacing akan mempengaruhi kecepatan gerak bola, percepatan dan perlambatannya, sehingga membuat sebuah gerakan lebih realistis.


https://images.app.goo.gl/MzuTuukyCMhFQy457



Squash and Strecth

Squash and strecth adalah upaya penambahan efek lentur pada objek atau figur sehingga seolah-olah memuai atau menyusut sehingga memberikan efek gerak yang lebih hidup. Penerapan squash and stretch pada figur atau benda hidup akan memberikan enhancement sekaligus efek dinamis terhadap gerakan/action tertentu, sementara pada benda mati penerapan squash and stretch akan membuat mereka tampak atau berlaku seperti benda hidup.

https://youtu.be/haa7n3UGyDc


Anticipation

Anticipation adalah prinsip animasi di mana sang animator memberikan tanda kepada penonton mengenai apa yang akan di lakukan oleh si karakter. Bisa juga di anggap sebagai persiapan/awalan gerak/ancang-ancang dari si karakter.

https://youtu.be/MNv02TduuEg


Slow In and Slow Out

Slow In dan Slow Out menegaskan kembali bahwa setiap gerakan memiliki percepatan dan perlambatan yang berbeda-beda. Slow in terjadi jika sebuah gerakan diawali secara lambat kemudian menjadi cepat. Slow outter jadi jika sebuah gerakan yang relatif cepat kemudian melambat. Sama seperti spacing yang berbicara tentang akselerasi dan deselerasi.

Arcs

Arcs juga merupakan prinsip dasar animasi yang memberi kesan alami karena gerakan karakter seperti manusia dan hewan bergerak membentuk pola. Dengan prinsip arcs ini,selain terlihat alami,gerak animasi juga akan terlihat lebih smooth dan lebih realistik. Pola gerak semacam inilah yang tidak dimiliki oleh sistem pergerakan mekanik/ robotik yang cenderung patah-patah.



Secondary Action

Secondary action adalah gerakan-gerakan tambahan yang dimaksudkan untuk memperkuat gerakan utama supaya sebuah animasi tampak lebih realistik. Secondary action tidak dimaksudkan untuk menjadi ‘pusat perhatian’ sehingga mengaburkan atau mengalihkan perhatian dari gerakan utama. Kemunculannya lebih berfungsi memberikan emphasize untuk memperkuat gerakan utama


Follow Through and Overlapping Action

Follow through adalah tentang bagian tubuh tertentu yang tetap bergerak meskipun seseorang telah berhenti bergerak. Sementara overlapping action bisa dianggap sebagai gerakan saling-silang yang merupakan serangkaian gerakan yang saling mendahului (overlapping). Pergerakan tangan dan kaki ketika berjalan bisa termasuk didalamnya.


https://youtu.be/uDqjIdI4bF4







Continue reading 12 PRINSIP ANIMASI